Ahad, 1 Julai 2012

LAMUN ITE MERASE PADE BATEQ

Bismillah..!
Berawal dari keresahan hati akan timbulnya keretakan sosial dalam
hubungan bermasyarakat,saya mencoba mencari persamaan dari perbedaan,
saya mencoba menggambarkannya lewat "BENTUK BEDA TAPI PADE PADE
BATEQ"pada tiga bentuk goresan sederhana pada gambar, gambar yang
mirip dengan mesjid tua bayan saya bentuk dari "BATEQ ANDANG BAWAQ"
Kemudian gambar yang menyerupai sekepat saya bentuk dari"BATEQ ANDANG
ATAS/KELAQ" dan yang terakhir gambar kubah yang dari "BATEQ NGANJENG"
kita lihat dalam kehidupan kita sehari hari penggunaan bateq
ini,mungkin saudara pernah "GANTO'ANG NYIUR" kadang kita mengarahkan
mangan bateq di atas/memakai punggung bateq lalu kita membalikkan
bateq dan memakai ujungnya untuk mencungkil serabut kelapa, demikian
juga kalau kita menangkap belut pada malam hari(bebobox/nyulu) kita
akan memakai punggung bateq agar belut tidak terpotong,
mungkin demikian juga dalam kita memahami "pahaman "saudara kita yang
beda pahaman dengan kita, ada yang menoleh ke atas seperti bentuk
bateq pada bangunan sekepat, ada yang berdiri seperti bentuk bateq
pada bangunan kubah, dan ada yang nunduq seperti bentuk bateq pada
bangunan mesjid bayan, Lupakan perbedaan pahaman karna kita punya
bateq yang sama, mau dihadapkan ke atas, mau dihadapkan ke bawah, atau
mau didirikan ia tetap bateq,
salam dan maaf jika terlebih dikurangi,jika kurang ditambahi.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan