Isnin, 2 Mei 2011

Masihkah gumi paer tidur...?

Mari kita lihat ke gumi paer kita..!
Ungkapan tidur lenanya gumi paer memang terasa sekali, lihatlah warga gumi paer yang mengembara tkujang tkujing meninggalkan tanah tapak pertamanya memijak di gumi paer,kenapa mereka pergi meninggalkan gumi paer..? Tidak lain dan bukan karna mereka mencari ilmu pengetahuan guna mendodoq tidur lena gumi paer yang lelap di buai alunan kebodohan.kemiskinan,dan diliputi tandusnya mata pencaharian,
keserata bumi Tuhan bijhe bijhe gumi paer meninggalkan tapak pertamanya,ada yang mencari ilmu seperti saudara di Sasak.org ,ada juga yang tkujang tkujing mencari devisa buat gumi paer,ke malaysia,ke saudi,ke korea,ke jepang,ke singapur dan kekekekeluar negeri lainnya,bahkan jika ada yg kepelanet mars bijhe gumi paer akan ke sana guna menambah devisa gumi paer.
Tapi terkadang saya merasa apa yg dilakukan masih juga merugikan gumi paer,seperti para tki keluar negeri hanya untuk membeli produksi jepang seperti motor,dan juga barang modern lainnya, sedangkan apa yang ada gumi paer di pandang sambil melirik mkekang.yang untung negara orang,dan jika kita mau melihat kemajuan maka kita harus membeli setiap butiran tanah gumi paer dgn hasil kita sbg tki,demikian juga dgn para bijhe gumi paer yg menuntut ilmu agar bisa mengolah setiap genggam tanah gumi paer agar bisa menjadi berlian,renungkan catatan seorang guru bernama Guru Rusydi beliau mengungkapkan yang sekolah banyak mendidik siswa menjadi buruh bukan siswa yang berilmu,

jika kita punya seribu mahasiswa sudah pasti akan ada seribu ijazah,tapi diantara seribu itu berapakah yang BERILMU....?

Tiada ulasan:

Catat Ulasan